Hama kutu putih ini harus lekas dibasmi. Sebab, tanaman yang dihinggapi kutu putih, pertumbuhannya tak akan maksimal. Serangga kecil ini mengisap sari makanan pada tanaman.
Kutu ini juga mendatangkan hama lainnya, yakni semut. Kotoran yang dihasilkan kutu putih ini memiliki zat manis yang menjadi makanan semut. Otomatis, semut-semut akan berdatangan dan semut itu akan membuat tanaman lain juga dihinggapi kutu putih.
Baca: Tak Perlu Beli, Ini Jenis Tanaman Obat Ini Bisa Dibudidayakan di RumahNah, bagaimana cara menghilangkannya? Melansir benihkita.com, kutu putih ini suka dengan udara yang lembab. Maka dari itu, selalu bersihkan genangan air dan selokan.
Selanjutnya, bersihkan gulma atau rumput liar yang bisa jadi tempat sembunyi kutu putih. Jika itu rutin dilakukan, kutu putih pasti minggir.
Namun, cara sederhana itu masih tidak mempan dan tanamanmu tetap terserang kutu putih, maka perlu treatmen dengan menyemprotkan tanaman dengan insektisida.
Baca: Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kulit, Mengurangi Pertumbuhan Jerawat hingga Cegah PenuaanAda beberapa cara membuat insektisida alami atau organik untuk mengusir kutu putih ini.
Murianews mencoba merangkum daftar bahan organik yang bisa digunakan untuk insektisida pengusir kuti putih.
1. Bawang PutihSelain menjadi bumbu andalan pada setiap masakan, bawang putih ternyata bisa menjadi bahan alami untuk membasmi kutu putih.
Cara membuatnya, siapkan satu siung bawang putih, satu siung bawang bombay, dan sedikit cabai rawit. Haluskan tiga bahan itu sampai benar-benar halus.
Setelah itu, larutkan ke dalam satu liter air dan diamkan selama satu jam. Lalu, saring dan campurkan dengan satu sendok makan sabun cuci piring.Nah, larutan insektisida alami dari bahan dapur ini bisa langsung diaplikasikan. Caranya, semprotkan larutan ini ke hama kutu putih yang menempel di tanaman.
Baca: Bantu Atasi Hama Tikus, Polres Blora Siap Turun Langsung2. Biji Pohon NimbaBiji pohon nimba atau
Azadirachta Indica menjadi salah satu bahan paling ampuh untuk mengusir si kutu putih. Yakni, dengan mengubah biji nimba menjadi minyak atau disebut
neem oil. Kamu bisa membeli minyak nimba ini ditoko pertanian.Cara meramunya, cukup mencampurkan satu sendok teh minyak nimba dengan satu sendoh makan sabun cuci piring ke dalam satu liter air. Setelah tercampur, tinggal semprotkan ke kutu kebul yang menempel di tanaman.Minyak ini memiliki aroma yang dipercaya dapat membasmi kutu putih dan memiliki efek jangka panjang. Namun, hati-hati saat menyemprotkan larutan ini dapat membuat tanaman kering jika diberikan di bawah paparan sinar matahari secara langsung.
3. TembakauTembakau juga bisa digunakan untuk mengusir kutu putih. Caranya, rendam 100 gram tembakau dengan 400 ml air dan 30 ml alkohol 70 persen. Setelah direndam, tutup rapat dan diamkan semalaman.Atau, bisa juga dengan cara merebus 100 gram tembakau ke 500 ml air. Rebus hingga berubah warna kecokelatan. Kemudian, saring cairan rendaman tembakau itu ke dalam wadah.Cara menggunakannya, larutkan 10 cc cairan tembakau tersebut ke 1 liter air. Kemudian semprotkan di waktu pagi menjelang siang.
Murianews, Kudus – Serangan hama kutu putih atau sering disebut kutu kebul ini memang cukup bikin geregetan pecinta tanaman. Bagi pemula, kutu putih sering bikin frustasi karena susah dihilangkan.
Hama kutu putih ini harus lekas dibasmi. Sebab, tanaman yang dihinggapi kutu putih, pertumbuhannya tak akan maksimal. Serangga kecil ini mengisap sari makanan pada tanaman.
Kutu ini juga mendatangkan hama lainnya, yakni semut. Kotoran yang dihasilkan kutu putih ini memiliki zat manis yang menjadi makanan semut. Otomatis, semut-semut akan berdatangan dan semut itu akan membuat tanaman lain juga dihinggapi kutu putih.
Baca: Tak Perlu Beli, Ini Jenis Tanaman Obat Ini Bisa Dibudidayakan di Rumah
Nah, bagaimana cara menghilangkannya? Melansir benihkita.com, kutu putih ini suka dengan udara yang lembab. Maka dari itu, selalu bersihkan genangan air dan selokan.
Selanjutnya, bersihkan gulma atau rumput liar yang bisa jadi tempat sembunyi kutu putih. Jika itu rutin dilakukan, kutu putih pasti minggir.
Namun, cara sederhana itu masih tidak mempan dan tanamanmu tetap terserang kutu putih, maka perlu treatmen dengan menyemprotkan tanaman dengan insektisida.
Baca: Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kulit, Mengurangi Pertumbuhan Jerawat hingga Cegah Penuaan
Ada beberapa cara membuat insektisida alami atau organik untuk mengusir kutu putih ini.
Murianews mencoba merangkum daftar bahan organik yang bisa digunakan untuk insektisida pengusir kuti putih.
1. Bawang Putih
Selain menjadi bumbu andalan pada setiap masakan, bawang putih ternyata bisa menjadi bahan alami untuk membasmi kutu putih.
Cara membuatnya, siapkan satu siung bawang putih, satu siung bawang bombay, dan sedikit cabai rawit. Haluskan tiga bahan itu sampai benar-benar halus.
Setelah itu, larutkan ke dalam satu liter air dan diamkan selama satu jam. Lalu, saring dan campurkan dengan satu sendok makan sabun cuci piring.
Nah, larutan insektisida alami dari bahan dapur ini bisa langsung diaplikasikan. Caranya, semprotkan larutan ini ke hama kutu putih yang menempel di tanaman.
Baca: Bantu Atasi Hama Tikus, Polres Blora Siap Turun Langsung
2. Biji Pohon Nimba
Biji pohon nimba atau
Azadirachta Indica menjadi salah satu bahan paling ampuh untuk mengusir si kutu putih. Yakni, dengan mengubah biji nimba menjadi minyak atau disebut
neem oil. Kamu bisa membeli minyak nimba ini ditoko pertanian.
Cara meramunya, cukup mencampurkan satu sendok teh minyak nimba dengan satu sendoh makan sabun cuci piring ke dalam satu liter air. Setelah tercampur, tinggal semprotkan ke kutu kebul yang menempel di tanaman.
Minyak ini memiliki aroma yang dipercaya dapat membasmi kutu putih dan memiliki efek jangka panjang. Namun, hati-hati saat menyemprotkan larutan ini dapat membuat tanaman kering jika diberikan di bawah paparan sinar matahari secara langsung.
3. Tembakau
Tembakau juga bisa digunakan untuk mengusir kutu putih. Caranya, rendam 100 gram tembakau dengan 400 ml air dan 30 ml alkohol 70 persen. Setelah direndam, tutup rapat dan diamkan semalaman.
Atau, bisa juga dengan cara merebus 100 gram tembakau ke 500 ml air. Rebus hingga berubah warna kecokelatan. Kemudian, saring cairan rendaman tembakau itu ke dalam wadah.
Cara menggunakannya, larutkan 10 cc cairan tembakau tersebut ke 1 liter air. Kemudian semprotkan di waktu pagi menjelang siang.