Kamu Harus Tau! Ini Model Jilbab yang Sedang Ngehits di Kudus
Zulfa Amila Shaliha
Sabtu, 25 Mei 2024 18:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jilbab merupakan salah satu barang fashion yang banyak diincar di Indonesia. Selain untuk menutup aurat perempuan muslim, jilbab juga berfungsi untuk menambah gaya fashion perempuan.
Lantas apa saja model jilbab yang sedang tren dan ngehits saat ini?
Nisa (30), seorang pramuniaga toko jilbab Kudus mengatakan ada tiga jenis jilbab yang sedang sangat laku di pasaran. Pertama adalah jilbab sporty. Adapun jilbab sporty adalah jilbab yang biasa digunakan untuk olahraga dan kegiatan santai.
”Jilbab sporty akhir-akhir ini laris peminat. Sebab, simple, nyaman dan tidak perlu pakai jarum pentul,” ujar Nisa kepada Murianews.com, Sabtu (25/5/2024).
Harga jilbab sporty biasanya dibanderol denga harga Rp 15-35 ribu per pieces-nya. Harga itu tergantung ukuran dan kualitas jilbab masing-masing. Sementara, merk yang paling laku di pasaran adalah merk Hudan dan Zulia.
Jilbab paling laris kedua adalah paris segi empat. Jilbab ini adalah jilbab katun dengan potongan segi empat. Cara pemakaiannya ditekuk menjadi ukuran segitiga kemudian dikunci dengan peniti. Jilbab ini adalah jilbab yang paling mudah ditemukan di toko manapun.
”Jilbab paris atau segi empat itu yang netral. Bahannya tipis dan adem jadi banyak pemudi yang suka pakai jilbab ini,” ujar Nisa.
Harga jilbab segi empat ini biasanya di kisaran harga Rp 16 – 25 ribu. Harga tergantung pada kualitas dan orisinalitas kerudung. Untuk merk, kebanyakan pemudi menggunakan Falisha dan Umama.
”Falisha dan Umama paling laku di antara muda mudi. Untuk pelanggan yang beli grosir biasanya merk Azzahra. Kebanyakan untuk souvenir haji,” ujar Nisa.
Ketiga adalah jilbab pashmina. Model pashmina yang sering digunakan adalah rayon dan ceruti dengan bahan rayon, jersey, dan kaos. Untuk harga, berbagai macam tergantung dengan kain yang dipilih.
”Ada kain plisket, shimmer, rayon, jersey. Harganya tergantung, tidak bisa dipatok,” ujar Nisa.
Sementara, warna hijab yang paling digemari saat ini adalah warna-warna netral atau nude seperti coklat dan hitam.
”Muda-mudi cenderung pilih jilbab yang bewarna polos. Bukan bercorak,” pungkas Nisa.
Editor: Supriyadi



