Oleh sebab itu, banyak cara yang dilakukan wanita demi mendapatkan rambut idaman. Misalnya, disemir berbagai warna, dicatok, dan
perawatan rambut atau styling lainnya.
Namun, banyak yang tidak menyadari jika ada efek samping dari menata rambut dengan menggunakan alat pemanas rambut maupun bahan kimia. Di antaranya, bisa menyebabkan rambut rusak, kusut dan sulit diatur.
Baca juga: Jarang Disadari, Ini Penyebab Rambut jadi Lepek yang Perlu DiketahuiNah, jika mengalami hal seperti ini tidak perlu cemas. Berikut cara untuk mencegah atau merawat rambut rusak akibat styling berlebihan, dilansir dari Halodoc, Senin (5/12/2022):
Menurunkan suhu alat penata rambutAlat penata rambut, seperti hair-dryer, alat catok, pengeriting rambut, dan lain-lain, merupakan alat yang bisa mengubah rambut yang terlihat biasa menjadi bergelombang dengan indah, atau membuat rambut yang tipis dan lepek menjadi mengembang dan tampak bervolume. Namun, suhu panas yang dikeluarkan dari alat tersebut bisa membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan kusut.
Nah, salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat menata rambut yang berperan pada kerusakan rambut adalah mengatur suhu terlalu tinggi saat menggunakan alat dengan panas. Jadi, kecuali bila kamu memiliki rambut yang sangat tebal dan sangat sulit diatur, aturlah suhu alat penata rambut jangan terlalu tinggi, tapi pada suhu yang sedang. Kalau memungkinkan, hindari terlalu sering menata rambut dengan alat penata rambut yang menggunakan panas.
Perlakukan rambut basah dengan hati-hatiRambut jenis apa pun paling rentan saat masih basah, dan potensi kerusakan benar-benar meningkat bila rambut basah kamu tipis, keriting atau rapuh. Jadi, perlakukan rambut basah kamu dengan hati-hati. Jangan pernah menyisir rambut saat rambut masih basah. Sebagian besar profesional rambut merekomendasikan penggunaan sisir bergigi besar untuk menyisir rambut basah.
Hindari juga menggosok rambut dengan kencang saat mengeringkannya. Sebaliknya, keringkan rambut kamu dengan handuk lembut, atau lebih baik lagi, dengan kain mikrofiber yang lembut. Hindari juga mengikat rambut saat masih basah.
Gunakan masker rambut secara berkalaCara merawat rambut rusak lain yang juga tidak kalah efektif adalah penggunaan masker rambut. Produk perawatan rambut ini biasanya mengandung bahan reparatif dan berbagai pelembab berkonsentrasi tinggi, seperti vitamin, minyak, dan bahan alami lainnya.
Masker rambut juga lebih tebal dari kondisioner biasa, jadi ketika kamu mengaplikasikannya pada rambut yang lembab, produk ini bisa bertahan lebih lama. Hal itu memberi waktu bagi formula untuk menembus lebih dalam ke permukaan rambut dan memperbaiki, serta memperkuat rambut yang rusak. Produk ini tetap bekerja bahkan setelah kamu membilasnya.
Gunakan masker rambut yang sesuai dengan jenis rambut kamu dua kali seminggu atau lebih, secara rutin. Dan jangan terburu-buru membilasnya. Semakin lama kamu membiarkannya, akan semakin efektif.
Gunakan sampo dengan bijakPilihlah sampo bebas sulfat yang diformulasikan untuk rambut rusak. Sampo yang mengandung bahan alami akan membantu memperbaiki rambut rusak kamu.Selain itu, cobalah untuk tidak terlalu sering keramas. Bila rambut dan kulit kepala kamu perlu disegarkan, cobalah menggunakan sampo kering. Lalu, selesaikan proses keramas dengan air dingin. Air dingin bisa membantu rambut rusak dengan menutup kutikula rambut dan membuat batang rambut rata. Hasilnya, rambut lebih berkilau dan halus.
Jaga kelembaban rambutKulit yang kering bisa tampak pecah-pecah dan kusam. Itulah mengapa kamu tidak boleh melewatkan pelembab kulit. Nah, begitu juga dengan rambut yang kering. Itu adalah penyebab kerusakan dan kerontokan rambut nomor satu, karena bila rambut tidak mendapatkan cukup hidrasi, maka bisa menjadi rapuh sama seperti kulit.Jadi, bila kamu rentan mengalami rambut kering akibat di-styling, gunakan rangkaian produk pelembab rambut yang mencakup sampo yang menghidrasi, kondisioner, masker, dan produk tanpa bilas.
Dapatkan perawatan dari profesionalTerkadang perawatan rumah tidak cukup untuk mengatasi rambut yang sangat rusak. Inilah saatnya kamu perlu mendapatkan perawatan dari profesional. Perawatan rambut profesional di salon mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Perawatan rambut tersebut menargetkan semua jenis kerusakan rambut, mulai dari helai rambut yang lemah hingga rambut yang membutuhkan kelembaban tinggi. Formula produk salon sangat terkonsentrasi, sehingga kamu bisa melihat transformasinya segera mungkin. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com
Murianews, Kudus – Memiliki rambut indah dan sehat adalah dambaan semua wanita. Pasalnya, rambut dianggap sebagai salah satu pusat perhatian banyak orang ketika tampil di depan publik.
Oleh sebab itu, banyak cara yang dilakukan wanita demi mendapatkan rambut idaman. Misalnya, disemir berbagai warna, dicatok, dan
perawatan rambut atau styling lainnya.
Namun, banyak yang tidak menyadari jika ada efek samping dari menata rambut dengan menggunakan alat pemanas rambut maupun bahan kimia. Di antaranya, bisa menyebabkan rambut rusak, kusut dan sulit diatur.
Baca juga: Jarang Disadari, Ini Penyebab Rambut jadi Lepek yang Perlu Diketahui
Nah, jika mengalami hal seperti ini tidak perlu cemas. Berikut cara untuk mencegah atau merawat rambut rusak akibat styling berlebihan, dilansir dari Halodoc, Senin (5/12/2022):
Menurunkan suhu alat penata rambut
Alat penata rambut, seperti hair-dryer, alat catok, pengeriting rambut, dan lain-lain, merupakan alat yang bisa mengubah rambut yang terlihat biasa menjadi bergelombang dengan indah, atau membuat rambut yang tipis dan lepek menjadi mengembang dan tampak bervolume. Namun, suhu panas yang dikeluarkan dari alat tersebut bisa membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan kusut.
Nah, salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat menata rambut yang berperan pada kerusakan rambut adalah mengatur suhu terlalu tinggi saat menggunakan alat dengan panas. Jadi, kecuali bila kamu memiliki rambut yang sangat tebal dan sangat sulit diatur, aturlah suhu alat penata rambut jangan terlalu tinggi, tapi pada suhu yang sedang. Kalau memungkinkan, hindari terlalu sering menata rambut dengan alat penata rambut yang menggunakan panas.
Perlakukan rambut basah dengan hati-hati
Rambut jenis apa pun paling rentan saat masih basah, dan potensi kerusakan benar-benar meningkat bila rambut basah kamu tipis, keriting atau rapuh. Jadi, perlakukan rambut basah kamu dengan hati-hati. Jangan pernah menyisir rambut saat rambut masih basah. Sebagian besar profesional rambut merekomendasikan penggunaan sisir bergigi besar untuk menyisir rambut basah.
Hindari juga menggosok rambut dengan kencang saat mengeringkannya. Sebaliknya, keringkan rambut kamu dengan handuk lembut, atau lebih baik lagi, dengan kain mikrofiber yang lembut. Hindari juga mengikat rambut saat masih basah.
Gunakan masker rambut secara berkala
Cara merawat rambut rusak lain yang juga tidak kalah efektif adalah penggunaan masker rambut. Produk perawatan rambut ini biasanya mengandung bahan reparatif dan berbagai pelembab berkonsentrasi tinggi, seperti vitamin, minyak, dan bahan alami lainnya.
Masker rambut juga lebih tebal dari kondisioner biasa, jadi ketika kamu mengaplikasikannya pada rambut yang lembab, produk ini bisa bertahan lebih lama. Hal itu memberi waktu bagi formula untuk menembus lebih dalam ke permukaan rambut dan memperbaiki, serta memperkuat rambut yang rusak. Produk ini tetap bekerja bahkan setelah kamu membilasnya.
Gunakan masker rambut yang sesuai dengan jenis rambut kamu dua kali seminggu atau lebih, secara rutin. Dan jangan terburu-buru membilasnya. Semakin lama kamu membiarkannya, akan semakin efektif.
Gunakan sampo dengan bijak
Pilihlah sampo bebas sulfat yang diformulasikan untuk rambut rusak. Sampo yang mengandung bahan alami akan membantu memperbaiki rambut rusak kamu.
Selain itu, cobalah untuk tidak terlalu sering keramas. Bila rambut dan kulit kepala kamu perlu disegarkan, cobalah menggunakan sampo kering. Lalu, selesaikan proses keramas dengan air dingin. Air dingin bisa membantu rambut rusak dengan menutup kutikula rambut dan membuat batang rambut rata. Hasilnya, rambut lebih berkilau dan halus.
Jaga kelembaban rambut
Kulit yang kering bisa tampak pecah-pecah dan kusam. Itulah mengapa kamu tidak boleh melewatkan pelembab kulit. Nah, begitu juga dengan rambut yang kering. Itu adalah penyebab kerusakan dan kerontokan rambut nomor satu, karena bila rambut tidak mendapatkan cukup hidrasi, maka bisa menjadi rapuh sama seperti kulit.
Jadi, bila kamu rentan mengalami rambut kering akibat di-styling, gunakan rangkaian produk pelembab rambut yang mencakup sampo yang menghidrasi, kondisioner, masker, dan produk tanpa bilas.
Dapatkan perawatan dari profesional
Terkadang perawatan rumah tidak cukup untuk mengatasi rambut yang sangat rusak. Inilah saatnya kamu perlu mendapatkan perawatan dari profesional. Perawatan rambut profesional di salon mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Perawatan rambut tersebut menargetkan semua jenis kerusakan rambut, mulai dari helai rambut yang lemah hingga rambut yang membutuhkan kelembaban tinggi. Formula produk salon sangat terkonsentrasi, sehingga kamu bisa melihat transformasinya segera mungkin.
Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com