Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Oleh sebab itu, banyak cara yang dilakukan wanita demi mendapatkan rambut idaman. Misalnya, disemir berbagai warna, dicatok, dan perawatan rambut atau styling lainnya.

Namun, banyak yang tidak menyadari jika ada efek samping dari menata rambut dengan menggunakan alat pemanas rambut maupun bahan kimia. Di antaranya,  bisa menyebabkan rambut rusak, kusut dan sulit diatur.

Baca juga: Jarang Disadari, Ini Penyebab Rambut jadi Lepek yang Perlu Diketahui

Nah, jika mengalami hal seperti ini tidak perlu cemas. Berikut cara untuk mencegah atau merawat rambut rusak akibat styling berlebihan, dilansir dari Halodoc, Senin (5/12/2022):

Menurunkan suhu alat penata rambut

Alat penata rambut, seperti hair-dryer, alat catok, pengeriting rambut, dan lain-lain, merupakan alat yang bisa mengubah rambut yang terlihat biasa menjadi bergelombang dengan indah, atau membuat rambut yang tipis dan lepek menjadi mengembang dan tampak bervolume. Namun, suhu panas yang dikeluarkan dari alat tersebut bisa membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan kusut.

Nah, salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat menata rambut yang berperan pada kerusakan rambut adalah mengatur suhu terlalu tinggi saat menggunakan alat dengan panas. Jadi, kecuali bila kamu memiliki rambut yang sangat tebal dan sangat sulit diatur, aturlah suhu alat penata rambut jangan terlalu tinggi, tapi pada suhu yang sedang. Kalau memungkinkan, hindari terlalu sering menata rambut dengan alat  penata rambut yang menggunakan panas.

Perlakukan rambut basah dengan hati-hati

Rambut jenis apa pun paling rentan saat masih basah, dan potensi kerusakan benar-benar meningkat bila rambut basah kamu tipis, keriting atau rapuh. Jadi, perlakukan rambut basah kamu dengan hati-hati. Jangan pernah menyisir rambut saat rambut masih basah. Sebagian besar profesional rambut merekomendasikan penggunaan sisir bergigi besar untuk menyisir rambut basah.

Hindari juga menggosok rambut dengan kencang saat mengeringkannya. Sebaliknya, keringkan rambut kamu dengan handuk lembut, atau lebih baik lagi, dengan kain mikrofiber yang lembut. Hindari juga mengikat rambut saat masih basah.

Gunakan masker rambut secara berkala

Cara merawat rambut rusak lain yang juga tidak kalah efektif adalah penggunaan masker rambut. Produk perawatan rambut ini biasanya mengandung bahan reparatif dan berbagai pelembab berkonsentrasi tinggi, seperti vitamin, minyak, dan bahan alami lainnya.

Masker rambut juga lebih tebal dari kondisioner biasa, jadi ketika kamu mengaplikasikannya pada rambut yang lembab, produk ini bisa bertahan lebih lama. Hal itu memberi waktu bagi formula untuk menembus lebih dalam ke permukaan rambut dan memperbaiki, serta memperkuat rambut yang rusak. Produk ini tetap bekerja bahkan setelah kamu membilasnya.
Gunakan masker rambut yang sesuai dengan jenis rambut kamu dua kali seminggu atau lebih, secara rutin. Dan jangan terburu-buru membilasnya. Semakin lama kamu membiarkannya, akan semakin efektif.Gunakan sampo dengan bijakPilihlah sampo bebas sulfat yang diformulasikan untuk rambut rusak. Sampo yang mengandung bahan alami akan membantu memperbaiki rambut rusak kamu.Selain itu, cobalah untuk tidak terlalu sering keramas. Bila rambut dan kulit kepala kamu perlu disegarkan, cobalah menggunakan sampo kering. Lalu, selesaikan proses keramas dengan air dingin. Air dingin bisa membantu rambut rusak dengan menutup kutikula rambut dan membuat batang rambut rata. Hasilnya, rambut lebih berkilau dan halus.Jaga kelembaban rambutKulit yang kering bisa tampak pecah-pecah dan kusam. Itulah mengapa kamu tidak boleh melewatkan pelembab kulit. Nah, begitu juga dengan rambut yang kering. Itu adalah penyebab kerusakan dan kerontokan rambut nomor satu, karena bila rambut tidak mendapatkan cukup hidrasi, maka bisa menjadi rapuh sama seperti kulit.Jadi, bila kamu rentan mengalami rambut kering akibat di-styling, gunakan rangkaian produk pelembab rambut yang mencakup sampo yang menghidrasi, kondisioner, masker, dan produk tanpa bilas.Dapatkan perawatan dari profesionalTerkadang perawatan rumah tidak cukup untuk mengatasi rambut yang sangat rusak. Inilah saatnya kamu perlu mendapatkan perawatan dari profesional. Perawatan rambut profesional di salon mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Perawatan rambut tersebut menargetkan semua jenis kerusakan rambut, mulai dari helai rambut yang lemah hingga rambut yang membutuhkan kelembaban tinggi. Formula produk salon sangat terkonsentrasi, sehingga kamu bisa melihat transformasinya segera mungkin.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tren Terkini