Minggu, 25 Februari 2024

Suka Sauna? Ingat Jangan Kelamaan lho, Ini Efek Sampingnya

Dani Agus
Selasa, 10 Oktober 2023 20:24:00
Ilustrasi sauna. (freepik.com)

Murianews, Kudus – Banyak orang yang melakukan relaksasi tubuh dengan memanfaatkan fasilitas sauna atau mandi uap. Mereka meyakini jika sauna ini bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan termasuk bikin tubuh terasa segar lagi.

Sauna adalah sebuah ruangan yang dirancang khusus untuk menghasilkan panas yang tinggi, menciptakan kondisi yang mirip dengan suhu dan kelembaban yang pas untuk tubuh. Saat ini, banyak pusat kebugaran yang menyediakan fasilitas sauna (mandi uap) di dalamnya.

Sauna sudah sejak dulu telah dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari melancarkan peredaran darah, relaksasi tubuh, dan meredakan nyeri. Namun, terlalu lama bersauna malah bisa berdampak negatif buat kesehatan.

Apa saja efek samping sauna yang paling mungkin terjadi? Berikut penjelasannya, dilansir dari Hellosehat, Selasa (10/10/2023).

Bolehkah sauna tiap hari?

Sauna boleh dilakukan setiap hari jika sesuai dengan rekomendasi dokter. Akan tetapi, sauna berlebihan bisa memengaruhi kondisi kesehatan Anda dapat berdampak negatif.

Terlalu sering berada di sauna dapat menyebabkan dehidrasi, lelah, atau bahkan tekanan darah rendah.

Selain itu, manfaat sauna mungkin tidak bisa dirasakan semua orang. Kondisi kesehatan tertentu bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping sauna, misalnya penyakit jantung dan tekanan darah rendah.

Jadi, berapa kali sebaiknya sauna? Frekuensi sauna yang baik bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung pada kondisi kesehatan, preferensi pribadi, dan kenyamanan bersauna.

Bagi orang sehat dan tidak memiliki keluhan tertentu, sebaiknya lakukan sekali atau dua kali seminggu. Jika Anda ingin melakukan sauna untuk bersantai atau menghilangkan stres, Anda dapat melakukannya sebulan sekali.

Anda juga dapat melakukan sauna sesuai dengan kebutuhan atau ketika merasa tubuh memerlukannya, seperti sauna setelah berolahraga intens atau jika merasa tegang atau stres.

Berbagai efek samping sauna

Meski menawarkan banyak manfaat kesehatan, sauna ternyata memiliki risiko yang tak boleh disepelekan, apalagi jika terlalu lama dilakukan.

Satu kali sesi sauna yang ideal tidak boleh lebih dari 8-10 menit. Lebih lama dari itu, bahaya sauna yang mungkin bisa terjadi.

1. Dehidrasi

Efek samping sauna yang paling sering terjadi adalah dehidrasi. Terlalu lama mandi sauna dapat meningkatkan risiko dehidrasi akibat tubuh kehilangan banyak cairan karena berkeringat deras.

Jika setelahnya Anda malah merasa lemas dan tak bertenaga, mungkin Anda mengalami dehidrasi karena terlalu lama. Dehidrasi dapat menyebabkan efek samping serius seperti tekanan darah rendah dan kehilangan kesadaran (pingsan). Orang dengan kondisi tertentu, seperti riwayat penyakit ginjal, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi.

Nah, cara terbaik untuk menghindari dehidrasi kronis adalah dengan mengakhiri sesi mandi sauna dan segera minum air putih untuk mengisi ulang cairan tubuh Anda.

2. Suhu tubuh meningkat

Berkeringat adalah cara alami untuk mendinginkan tubuh. Namun, dalam lingkungan bersuhu panas ekstrem seperti ruangan sauna, sistem pendinginan tubuh ini bisa tidak bekerja optimal.

Akibatnya, suhu inti tubuh Anda mungkin akan melonjak naik ke tingkat yang berbahaya. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan overheating.

Saat tubuh mengalami overheating, Anda merasa kepanasan hebat, tak hanya di luar tubuh tapi juga dari dalam. Kondisi ini dapat semakin parah jika sebelum melakukan sauna Anda mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

3. Mengurangi jumlah sperma

Dikutip dari penelitian terbitan Iranian Journal of Public Health,  suhu panas dalam ruangan sauna dapat ikut memanaskan testis sehingga menyebabkan penurunan jumlah dan kualitas sperma.

Jika dilakukan sesekali, sauna mungkin tidak akan langsung menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Namun, pria yang punya sperma sedikit, mungkin perlu menghindari sauna untuk sementara, terutama jika ia dan pasangan sedang berencana hamil. Meski begitu, sampai saat ini belum ada bukti bahwa efek samping sauna bisa menyebabkan pria tidak subur atau mandul.

4. Tekanan darah menurun

Kenaikan suhu tubuh secara drastis ternyata juga memengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah Anda. Suhu tubuh yang tinggi menyebabkan denyut jantung meningkat sehingga pembuluh darah jantung melebar dan akhirnya menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, sauna tidak dianjurkan bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau tekanan darah rendah

Pasien dengan tekanan darah yang tidak terkendali, ritme jantung yang tidak normal, angina tidak stabil, gagal jantung kronis, atau penyakit katup jantung, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mandi sauna.

5. Kulit kering

Efek samping sauna jika dilakukan berlebihan yaitu dapat menyebabkan kulit kering. Sauna menghasilkan panas kering yang dapat mengurangi kelembaban alami kulit Anda dengan cepat.

Saat Anda berkeringat di dalam sauna, kulit Anda kehilangan cairan dan minyak alami, yang dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan teriritasi jika tidak diatasi dengan baik. Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda, dan respons terhadap sauna juga bisa bervariasi.

Jika Anda merasa kulit Anda kering atau mengalami masalah kulit lainnya setelah menggunakan sauna, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Hal-hal yang wajib diperhatikan saat mandi sauna

Agar Anda terhindar dari efek samping sauna yang merugikan kesehatan, berikut beberapa panduan aman yang perlu Anda perhatikan.

1. Hindari mandi sauna terlalu lama. Pastikan Anda tidak mandi uap lebih dari 15 menit.

2. Hindari minum alkohol. Sebelum memutuskan untuk mandi sauna, hindari minum minuman beralkohol karena membuat tubuh Anda panas dan rentan dehidrasi.

3. Perbanyak asupan cairan. Agar terhindar dari risiko dehidrasi, penuhi asupan cairan dengan banyak minum air putih sebelum dan sesudah mandi sauna.

4. Perhatikan kondisi kesehatan. Segera sudahi bersauna jika merasa tidak enak badan, sampai kondisi Anda benar-benar membaik.

5. Konsultasi dahulu dengan dokter. Ini diperlukan karena Anda lebih berisiko mengalami efek samping jika memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan tekanan darah tidak normal.

Dengan jumlah dan frekuensi yang bijak dan tidak berlebihan, sauna dapat berdampak positif menjaga kesehatan tubuh. Jika Anda hendak melakukan sauna tapi memiliki kondisi medis tertentu, jangan ragu konsultasikan dengan dokter untuk menghindari efek samping.

TAG

Komentar